Jelajah Santai Pantai Jabar Selatan: Pantai Cipatujah

/ tamasya, aktivitas, jawa barat, pantai / lai

Minggu, 20.12.2015

Jam 16.00 sampai juga kami di Yokima Resort (Address: Jl. Pantai Pariwisata, Desa Pesanggrahan RT 09 RW 03, Cipatujah, Jawa Barat, Indonesia. Phone:+62 852-8890-4490)

Sesampainya disana, rasanya adem banget…resortnya penuh sama pohon dan sebagian besar bangunannya dibuat dari bilik dan atapnya dari sirap atau daun kelapa. Jalan masuk menuju kamar juga disambung oleh jembatan-jembatan yang menyebrangi kolam besar. Ini adalah review kami tentang Yokima Resort :

  1. Susana alam kental banget kami rasakan ketika masuk resort ini.
  2. Sesampainya disana para pekerja langsung menyambut kami dan menawarkan bantuan untuk memasukkan tas-tas kami dari mobil ke kamar. Semua pekerjanya ramah banget dan super helpful. Pas kami minta pindah kamar karena ada lebah, semua langsung sigap bantu kami.
  3. Pas kami lihat ke dalam kamar ternyata kamarnya asik banget. Kamar mandinya udah termasuk modern banget. Cuman sayang gak ada air panas, jadi mandiin tera banyak dramanya deh…hehehe. Tapi kayanya sih bisa minta ke resto buat disiapkan air panas.
  4. Sprei baru dipasang jadi bersih. Dapat handuk bersih juga. Dapet juga air panas, gula, teh, dan kopi, plus air mineral 2 botol.
  5. Kami pilih kamar yang deluxeroom harganya 380.000
  6. Dapat sarapan nasi goreng dan telur dadar, jadi gak susah nyari-nyari lagi.
  7. Resort ini langsung menghadap ke pantai, walaupun jaraknya gak sedekat di Ranca Buaya tapi pantai masih terlihat jelas, suara deburan ombaknya juga terdengar dan justru seru karena harus jalan dulu menuju pantai.

Masuk di resort ini langsung perasaannya adem, serasa terisolasi, tapi ini justru suasana yang kami cari. Rasa terisolasi dari hiruk pikuk itu susah banget didapet. Saat itu tamu disini hanya ada kami dan 1 keluarga lain jadi luar biasa sepi banget.

Sorenya kami langsung bergegas lihat pantai Cipatujah…dan woooowwww….keren banget…ini beda sama Ranca Buaya, gak ada karang sama sekali. Dari ujung ke ujung hamparan pasir dan laut biru. Pasirnya lembut banget, bersih, warnanya hitam kecoklatan karena pasir besi. Kami langsung lepas sandal dan lari gak karuan..apalagi lentera lihat hamparan pasir yang lapang pasti langsung gak tahan pengen lari-lari. Sore juga sangat menenangkan karena cuacanya mulai sejuk. Betah banget gak mau berhenti main di pantai sampai magrib. Apalagi dipantai cuman ada kami. Berasa pantai milik pribadi deh.

Kami makan malam di sini dengan menu nasi 3 porsi, ikan bakar (gede), cumi bakar (6 tusuk), kangkung, tahu (4), sambal kecap, 3 teh manis panas, habisnya sekitar Rp 120.000. Ikannya, kangkung, dan tahu pas banget sama sambal dan nasi panas. Tera juga seneng banget makan ikan. Kalau cuminya agak liat mungkin terlalu lama dibakarnya tapi kalau rasanya sih seger banget. Menjelang malam makin seru disini. Soalnya banyak suara binatang, ada tokek, tonggeret, jangkrik, macem-macem deh. Berasa lagi camping di hutan.

TIPS : bawa lotion atau spray anti nyamuk. Apalagi kalau bawa anak-anak harus bawa dan dipakai.

Senin, 21.12.2015

Paginya Bapak berburu sunrise. Rasanya gak afdol yah kalau belum dapet sunrise atau sunset dipantai. Kalau liat-liat fotonya sih tampak seru banget.

Setelah lentera bangun, kami langsung pergi menjelajah lagi pantai. Kalau pagi ternyata ada beberapa nelayan yang sedang mengambil jala mereka yang dipasang malam hari. Lentera sih langsung asiek main cetak pasir. Lentera lebih suka katanya dengan pasir hitam soalnya menurut lentera pasirnya lembut banget dan gampang di cetak. Lentera juga seneng banget main kejar-kejaran ombak. Pantai ini cocok banget deh buat lentera yang super aktif dan heboh lari-lari. Sementara emak dan lentera main pasir, Bapak sih asiek berburu akar-akaran, batu, dan pasir buat bikin aquascape nya. Secara keseluruhan suka banget sama pantai ini karena rasanya menyatu banget disini. Walaupun gak banyak spot foto yang instagramable tapi suasana pantainya, suasana main bersamanya, dan gimana yah lebih syahdu rasanya main di pantai yang sepi, dengan hamparan pasir yang luas, dan resort yang menyatu dengan alam. Duhhh…kalau bisa ditambah hari disini mau banget tapi apa daya besoknya kami harus beraktivitas lagi di kantor.

Puas main dipantai sampai jam 11. Kami pun langsung mandi dan siap-siap menjelajah pantai berikutnya. Lentera agak rewel disini karena gak mau pulang. Masih pengen main di pantai dan gak mau pulang ke bandung. Lentera yang sudah mengaku sebagai ‘anak pantai’ gak mau jadi ‘anak kota’…tapi yah gimana lagi..memang kami harus pulang. Setelah dikasih penjelasan dan lentera semangat juga untuk lihat pantai berikutnya, lentera pun mau mandi dan siap untuk pulang. TIPS main di pantai cipatujah untuk anak : Jangan berenang di pantai, ombaknya lumayan besar. Main cetak-cetakan pasir pasti menyenangkan, siapkan perlengkapannya dari rumah. Lari-lari telanjang kaki di pasir lembut pasti disukai anak. Tetap awasi anak jangan lari terlalu jauh ke arah laut. Ingat ombak disini besar sekali yah.

Oia pantai cipatujah ini merupakan salah satu objek wisata andalah Kabupaten Tasikmalaya. Berikut ini adalah beberapa link yang membahas mengenai Pantai Cipatujah :

  1. Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya. Pantai Cipatujah.
  2. Wisata Bandung. Ooh…Indahnya Pantai Cipatujah!
  3. Berita Seharian. Yuk Berwisata ke Pantai Cipatujah “Primadona” Tasikmalaya

Selamat menjelajah Kabupaten Tasikmalaya !

Jelajah Santai Pantai Jabar Selatan: Guha Lalay, Santolo, Leuweung Sancang

Mari diskusi!

Blog Comments powered by Disqus.