Jelajah Santai Pantai Jabar Selatan: Berangkat (Bandung - Rancabuaya)

/ tamasya, aktivitas, jawa barat / lai

Yap…kami siap berangkat.

07.30 selamat pagi dari kami yang siap menyusuri jalur ciwidey-ranca bali – ranca buaya – pantai santolo. Semoga lancar dan cerah-ceria.

Begitulah kira-kira posting kami di facebook pagi hari sesaat setelah berangkat dari rumah. Lentera luar biasa semangat. Jalur perjalanan dari ujung berung kami pilih masuk tol Buah Batu keluar tol Baros lanjut ke Soreang. Jalurnya lumayan muter sih tapi demi menghindari macetnya kopo di pagi hari, kami memilih via Baros. Ini adalah gambaran jalur yang kami lalui…

jalur mobil bandung-cidaun

Sampailah kami di daerah Soreang sekitar jam 10.00 setelah melewati stadion Si Jalak Harupat. Kebayang deh kalau ratusan motor bobotoh Persib lewat kesini wuihhhh..pasti rame pisan. Dari Soreang kami memutuskan mengambil jalur Ciwidey melewati jalan yang ternyata sdah bagus, pas untuk dua jalur, dan garis putih ditengah masih kinclong, sepertinya jalanannya baru diperbaiki. Lewat jalur ini kita gak bisa terlalu ngebut karena jalannya yang pas2an dan menanjak.

Sepanjang perjalanan di Ciwidey kami nikmatin banget pemandangan yang luar biasa, diawali dengan pemandangan hutan pinus yang lebat, makin menanjak pemandangan berubah menjadi hamparan perkebunan teh. Sampai sini saja kami berkali-kali bilang wow..wow..dan wow lagi.

Sampailah kami di daerah wisata Ciwidey, disana ada Kawah Putih (dari gerbang depannya tampak sudah sangat terawat sekali, beda banget sama jaman emak SMA 10 tahun-an yang lalu), ada Ciwidey Valley Hot Spring Water Park, sepertinya sih tempat pemandian air panas (ini gerbangnya lucu banget ada miniature kawah keluar asap) dan sepertinya di dalamnya ada tenda-tenda. Setelah itu kami juga melewati daerah perkebunan strawberry, lalu setelah itu ada perkebunan teh Ciwalini, dan perkemahan Ranca Upas. Nah ini link yang mereview objek-objek wisata disekitar Ciwidey, wajib disimak dan wajib dikunjungi ahh buat penjelajahan berikutnya :

  1. Tempat Wisata Ciwidey
  2. Panduan Ciwidey
  3. Bandung Selatan

Setalah jalur wisata ini, kami memasuki lagi jalur perkebunan teh Ranca Bali milik PTPN. Ternyata pemandangan disini lebih luar biasa lagi. Dari ujung kiri ke ujung kanan kita bisa melihat perkebunan teh yang hijau dan langit yang super biru, kombinasi yang luar biasa indah banget. Gak berhenti bilang wow..wow…wow. Cuman seinget emak sih, jalur ini kelokannya lebih parah dan menanjak daripada jalur sebelumnya. Tapi terbayar banget sama view nya yang gak mungkin bisa kita lihat di tempat lain apalagi di kota. “It’s a must” deh lewat jalur sini. Kami gak sempat poto-poto cantik, jadi bisa klik disini untuk liat review dan poto-poto cantik tentang Ranca Bali.

pemandangan indah pesawahan naringgul

Setelah lewat kelokan-kelokan ini, Lentera yang sudah mulai terlihat “nungging-nungging” (tanda tak nyaman, mungkin mual), emak ajak untuk tidur agar tidak mual. Dari sini lentera tidur sampai nemu tempat makan.

Perkebunan teh lambat laun berubah jadi hutan kayu, dan mulai masuk jalur pedesaan. Jalanan mulai menurun. Sampailah kami di sebuah warung nasi. Nama daerahnya Sukabakti. Kami makan disana, dengan menu nasi putih ayam kampung goreng, ati ampela goreng, kerupuk, sambal dan lalap, juga 3 teh manis hangat.

istirahat sejenak di rumah makan sukabakti

Makan disini habis sekitar Rp 37.000. Serunya makan diwarung ini karena letaknya dipinggir tebing…hehehe…jadi bisa lihat hamparan hijau dan terlihat ada air terjun di tebing sebrang. Menurut info, ada 6 air terjun yang akan dilewati sepanjang jalur ini. Makan pun jadi lebih nikmat deh.

TIPS MAKAN untuk lentera : kami bekal sop bening, abon, kecap, dan nori dari rumah. Jaga-jaga susahnya cari tempat makan yang pas untuk lentera.

Selesai makan sekitar jam 14.00 kami melanjutkan perjalanan. Nah betul saja sepanjang jalur berikutnya kami melihat ada 6 air terjun dari kejauhan. Melihat ini saja kami sudah senang sekali. Lagi-lagi pemandangan yang belum pernah emak lihat sebelumnya. Sepanjang jalur ini tebing berbalut kabut, sesekali ada gerimis. Romantis banget suasananya.

deru air terjun dari tebing tepat di sisi jalan

Tidak disangka kami mendapatkan kejutan bertemu dengan air terjun yang besar dan benar-benar dipinggir jalan yang kami lewati. Air terjun ini diberi nama Curug Naringgul. Kebetulan kami lewat sana airnya lagi besar banget…beberapa pemotor berhenti dan menyegarkan diri disini.

Jalur berikutnya terus menurun dan wow lagi kami langsung melilhat pantai dari jalan…keren banget. Daerah ini namanya cidaun. Pantai terdekat dari sini adalah Pantai Jayanti. Tapi kami memutuskan tidak mampir disini karena takut kesorean belum punya tempat menginap.

Jalur berikutnya adalah jalur provinsi jalannya sudah di cor (hotmix) sebagian ada yang masih dalam proses pengecoran. Sampailah kami di Pantai Ranca Buaya jam 15.30, yeayyyy…sampai juga di tujuan kami setelah melalui 8 jam perjalanan santai dengan 4 kali berhenti.

tiba di rancabuaya

Selamat menjelajah..ini tips berkendara jauh bersama si kecil..semoga bermanfaat.

tips berkendaraan ketika liburan

Jelajah Santai Pantai Jabar Selatan (Persiapan Kedua)

Mari diskusi!

Blog Comments powered by Disqus.