IndiHome Log Out - MNC Playmedia Sign Up

/ bandung timur, internet, ISP, ngoprek / lam

Internet adalah kebutuhan primer, yap yap yap…. sangat setuju. Sewaktu kami berkesempatan untuk meninggalkan rumah orang tua, biarpun sedikit jauh dari kota, internet adalah layanan pertama yang kami pasang. Sebelumnya saya menggunakan layanan internet produk dari Telkom (ID pelanggan speedy rumah orang tua saya di Bandung utara belakangnya 018), jadi sewaktu kami mau menempati rumah di Ujung Berung, saya daftar ke Plasa Telkom, berarti sekitar akhir tahun 2014. Memilih Speedy karena pelanggan lama dan ketidaktersedianya pilihan lain.

Tentang Speedy sendiri, saya telah menggunakan produk ini rasa-rasanya sekitar tahun 2007. Sekali lagi karena tidak tersedianya pilihan lain (kecuali Telkomnet Instan yang ada iklannya 080989 4kaleee). ADSL upto 384kbps dibandingkan 56kbps pake modem tutatitut US Robotics dan pulsa telepon yang mahal, ADSL menjadi tercepat saat itu dan berbasiskan kuota volume. Selama saya menggunakan speedy di rumah masa kecil, hampir tidak pernah ada gangguan, jaringan baik, kecepatan konsisten, bahkan seiring waktu kuota dihilangkan dan kecepatan bertambah tanpa kenaikan harga, jadi saya percayakan sepenuhnya kebutuhan internet saya kepada Telkom. Beberapa waktu lalu di tempat tinggal masa kecil saya, Telkom meningkatkan kualitas jaringannya menggunakan serat fiber …. serat itu fiber…. Kabel Optik atau kerennya FTTH (fetetthh.. dimana kerennya?). Peningkatan kualitas jaringan ini disertai dengan penambahan kecepatan internet, biarpun agak jual paksa tentang Indihome, tapi kualitas koneksi internetnya memang jadi bikin saya pengen pulang ke rumah orang tua. Disana saya bisa mendapatkan 10Mbps dengan harga sekitar 250rb / bulannya. Sangat… sangat… takjub.

Tidak semulus pengalaman saya di masa lalu, kualitas layanan speedy di Bandung Timur cukup bikin hidup gak tenang. Entah kenapa harga berlangganan lebih mahal untuk kecepatan yang sama. Dan yang paling buruk adalah kualitas jaringannya, untuk kecepatan yaaaa sesuai dengan apa yang dijanjikan, kecuali ketika turun hujan…… Hujan turun koneksi putus nyambung. Pernah suatu ketika internet dan telepon mati, harus bolak-balik ke CS di Plasa terdekat sampailah hari ke-4 harus kontak langsung teknisi lapangan supaya masalah jaringan bisa terselesaikan. Kendala putus nyambung yang paling sering memang selesai dalam waktu singkat, setidaknya kalau rintik hujan tak lagi jatuh ke atas genting. Oya, kami menggunakan layanan Indihome termasuk UseeTVnya… tapi belum sampai 2 minggu, saya jadinya langganan USeeNoTV. Seperti biasa, aduan pun tidak pernah ada kelanjutannya, katanya STBnya harus dibawa dan direset. Yasudahlah biarpun saya tetap kena biaya sewa STB tapi memang kami tidak membutuhkan TV berlangganan, itu karena kami berlangganan internet dengan kecepatan 3mbps, namun kalau USeeTV tidak aktif, kecepatannya jadi 5mbps. Lumayan…

Di masa sulit gara-gara putus nyambung, saya masih berharap ada peningkatan jaringan oleh Telkom, karena waktu saya bertanya kepada mekanik FTTH yang mengerjakan di rumah masa muda, seluruh jaringan Telkom di Bandung akan diremajakan sebelum 2016. Baiklah saya tunggu sampai 2016. Pertengahan 2015, First Media dan MNC Playmedia mulai gencar promosi di RT saya. Kalender 2015 diturunkan, diganti kalender duduk 2016 dari Wacoal. Musim hujan makin menghujan, malam hari juga sering hujan, notifikasi koneksi internet di sudut kanan bawah dekstop masih tanda seru kuning, Limited Access, mengaharapkan kedipan dua LED di modem menyala kembali. Mulai pupus harapan kami menunggu peningkatan mutu dan kualitas jaringan. Mencari informasi kesana kemari, rupanya belum ada rencana peningkatan jaringan menjadi FTTH di RT kami (entah seluas apa RT kami ini). Maka dari itu, kerjasama kami dengan Telkom untuk layanan internet dan USeeNoTV kami sudahi saja, sementara untuk telepon kami tetap gunakan untuk kebutuhan beli aqua dan gas. Beruntung kami tidak membutuhkan aqua dan gas setiap saat, kalau-kalau jaringan telepon lagi ngadat, masih bisa minjem HP Pak Satpam

Tinggal memilih antara 2 penyedia layanan internet yang sudah ada infrastrukturnya di depan rumah, First Media atau MNC Playmedia. Sejujurnya ketika saya memutuskan untuk memutuskan layanan Telkom yang sering putus, saya sepenuhnya sadar bahwa penyedia layanan lainnya (untuk selanjutnya disingkat ISP+IPTV) mungkin akan mengalami kendala yang sama, belum tentu infrastruktur mereka lebih baik dari Telkom. Biarlah, mungkin sudah ketentuanNya. Diantara kedua ISP+IPTV yang paling bikin penasaran adalah MNC Playmedia, karena adanya layanan… (sebentar lihat webnya dulu…) symetric download and upload, walaupun belom tahu kebermanfaatan upload dengan kecepatan tinggi untuk apa. Karena penasaran akhirnya saya putuskan untuk menggunakan layanan MNC Playmedia, yang ternyata kantornya (entah kantor apa, sepertinya kantor teknisi) dekat dengan tempat tinggal saya. Iming-imingnya lumayan, saya tidak perlu membayar tambahan sewa apa-apa setiap bulannya, ditambah setaun ini saya dapat diskon 50% dan free-free apalah selama 6 bulan…. oooo, kecepatan internetnya dari 15mbps menjadi 20mbps selama 6 bulan, dan all-channel untuk TV nya. Lumayan lah dengan selisih lebih murah 100rb/bulan, saya bisa mendapatkan layanan yang lebih cepat dari Indihome, setidaknya lebih murah selama setahun ini.

Tentang MNC PlayMedia. Ketika menulis ini, saya baru 2 minggu menggunakan layanan MNC PlayMedia, sejauh ini masih cukup nyaman, hujan sudah turun berikut petirnya, youtube masih bisa dibuka untuk menjelaskan kenapa ada petir. Mungkin saya buat pointernya saja:

  • Kecepatan Downstream Upstream upto 20mbps, dicoba menggunakan Speedtest, untuk server lokal dan Singapur, masih bisa dapet 20mbps, namun semakin jauh servernya semakin lambat secara signifikan, test yang dicoba dapat dilihat dihasil berikut: Playmedia- JakartaPlaymedia- SingaporePlaymedia- SeoulPlaymedia- Quebec
  • Kecepatan Upstream sangat nyaman untuk menggunakan Cloud Storage, saya menggunakan Dropbox dan Gdrive, disinilah manfaat utama Upstream ngebut, saya sering bekerja dalam folder Dropbox untuk file gambar yang besarnya bisa sampai 150mb, dulu saya harus nunggu semua terupload baru saya bisa matikan komputer. Dengan Upstream 20mbps, wow…. Ctrl + S langsung sync.
  • Membuka laman situs tidak terus jadi cepat, karena untuk urusan itu sangat bergantung kepada server yang diakses.
  • 20mbps download saya kurang rasakan perbedaan signifikan ketika download via torrent, ntah kenapa selalu mentok di 800kb/s, biarpun itu adalah torrent populer yang seedernya dimana-mana. 1 jam saya mendownload, udah 1gb upload, cepet naik pangkat kalau suka leech di bakabt. Untuk direct download, bisa tembus sampai 2mb/s.
  • Melanjutkan bakabt, diblok! 4chan, reddit, dan semua-semua yang sebelumnya kena internet positif sama aja di blok juga. Masih banyak jalan menuju Roma, dan ROM.
  • Berbeda dengan halaman internet positif Indihome yang begitu rame dengan konten promo, MNC Playmedia menampilkan halaman yang sederhana laluuuu diredirect ke halaman yang juga banyak konten promonya. Namun ada proses redirect, jadi bisa sedikit ngeles sebelum kekhilafan dimanfaatkan oleh ISP.
  • IPTV, kualitas tayangan SD tidak lebih baik daripada layanan yang menggunakan satelit, untung TV cuman 32″, kalau punya yang segede Permadani Terbang, mungkin jadinya jelekkkk banget. Namun untuk tayangan HD memang gambar lebih bagus, namun di rumah saya sedikit kerasa ada lag dan frame skip.
  • Tidak seperti yang saya rasakan pada layanan Indihome, layanan TV MNC PlayMedia tidak mempengaruhi kecepatan internetnya.

Begitulah sekiranya pengalaman kami dalam memenuhi kebutuhan basa-basi namun menjadi penting kalau tidak ada. Oya, beberapa waktu lalu saya di telepon oleh pihak MNC Playmedia untuk konfrmasi data, barulah saya disampaikan klausul durasi berlangganan, jika berhenti menggunakan layanan sebelum 1 tahun, maka akan dikenakan penalti 500ribu rupiah. Hal tersebut tidak disampaikan ketika timses datang untuk survey. Okelah selama kualitas layanannya bisa tetap terjaga. Persaingan ISP dalam merebut pasar bakal tetap seru, karena pemainnya semakin banyak, semoga pengguna yang diuntungkan, bukan menjadi korban. Kalau ada penyedia layanan yang mampu memberikan layanan lebih baik daripada yang ada sekarang, kami tentunya juga akan pindah ke layanan lain, bisa jadi besok-besok Telkom mengeluarkan produk super canggih dan murah.

Setidaknya untuk saat ini, biarpun hujan, masih bisa tetep nge-blog, liat youtube, stalking, chatting, atau apapun lah selayaknya web-junkies generasi ini.

Salam.

Jelajah Curug Batu Templek

Mari diskusi!

Blog Comments powered by Disqus.