Google Spaces: Aplikasi Chat, Kolaborasi dan Produktivitas

/ internet, ngoprek, tutorial / lam

Sekitar pertengahan Mei 2016, Google merilis sebuah aplikasi baru bernama Google Spaces, awalnya dikira mungkin berkaitan dengan Space X, namun ternyata Google Spaces adalah aplikasi chat yang menawarkan user experience yang berbeda. Sebelumya Google memiliki Hangouts untuk aplikasi chat, namun kali ini Spaces sepertinya membidik pasar yang lebih spesifik. Konsepnya kurang lebih seperti berbagi notes (link, gambar, video, dan chat) kepada anggota lainnya dalam sebuah grup tertutup. Mirip Google+ namun untuk penggunaan yang lebih privat.

Perbedaan Google Spaces dengan Layanan Instant Messaging lainnya.

Sebelum lebih lanjut menggali manfaat penggunaan fitur-fitur yang ada di Google Spaces, mungkin lebih baik kita diskusikan mengenai perbedaan Google Spaces dan program instant messaging (masih disebut IM gak ya aplikasi chat jaman sekarang?) lainnya, misalnya WhatsApp, Hangouts, Telegram, dll. Perbedaan utamanya adalah Spaces menawarkan pengorganisasian hal-hal yang akan kita share di dalam grup. Hal ini sangat membantu dalam proses kolaborasi dalam mengerjakan / merencanakan ide atau proyek bersama. Ketika misalnya membuat grup di WhatsApp untuk merencakan sebuah ide, kita mempost gambar, link, ataupun catatan, setelah beberapa lama akhirnya sulit untuk menemukan kembali apa yang telah kita post sebelumnya karena terlalu banyak OOT (Out of Topic). Kelemahan sebuah aplikasi chat pada umumnya adalah kesulitan untuk mengorganisir informasi yang kita bagi. Jadi pada dasarnya Google Spaces sepertinya hadir bukan untuk menggantikan aplikasi chat yang sudah biasa kita gunakan sehari-hari, namun hadir untuk dapat membantu kita dalam proses kolaborasi bersama rekan, keluarga, atau siapapun juga untuk saling berbagi informasi.

Sekilas tentang Penggunaan Google Spaces

tampilan awal google spaces tampilan ruang dalam spaces

User interface Google Spaces tidak jauh berbeda dengan layanan Google lainnya, seperti Google Keep maupun Google+, masing-masing item (spaces) yang diwakili oleh kartu-kartu. Google Spaces hadir dalam berbagai platform, Android, iOS, dan Web-based, sehingga dapat diakses dari berbagai devices. Tampilan awal saat kita masuk aplikasi ini adalah tawaran untuk membuat Space pertama. Setiap Space adalah satu grup kolaborasi yang anggotanya dapat kita invite dengan memberikan link untuk ikut / join kedalam Space kita.

Dalam sebuah Space kita dapat membuat kategori tentang jenis konten yang akan kita diskusikan, misalnya tentang link2 yang berisi ide2 yang didapatkan dari hasil browsing internet. Setiap anggota dapat memberikan komentar ataupun memposting tautan yang masing2 anggota telah peroleh. Dalam setiap kategori atau feed, konten yang dipost tidak melulu harus berbentuk sama, sebuah postingan video dapat dibalas dengan postingan gambar atau link ataupun sekadar mengomentari. Dengan begitu setiap diskusi dapat lebih terstruktur, terorganisasi dan rapi untuk memudahkan pencarian informasi yang telah dipost oleh seluruh anggota dikemudian hari.

Beberapa keunggulan yang sementara dapat saya simpulkan antara lain:

  1. Murni cloud server, sebagai sebuah produk Google, Spaces menawarkan kenyamanan dalam penyimpanan data di awan, tanpa perlu khawatir kehilangan data jika dibandinglan dengan Instant Messaging yg memanfaatkan device storage seperti WhatsApp. Tidak perlu kuatir kalau hapenya rusak, hilang atau kepenuhan. Sering saya temui pengguna yang mengandalkan WhatsApp untuk merekam pencatatan informasi tertulis maupun foto, yang kemudian hilang akibat kegagalan device mereka. Walaupun tidak menjamin 100% aman, dengan tersimpannya data secara cloud, relatif lebih aman ketimbang disimpan dalam device.
  2. Multiplatform, dengan menggunakan cloud storage, platform apapun yang digunakan, data dapat tersinkronisasi dengan mudah. Sekalipun kita menggunakan device yang baru, cukup dengan sign-in ke account kita untuk menggunakan Spaces, tanpa perlu melakukan backup dari device-device lainnya.
  3. Informasi dan data yang terorganisir. Membuat percakapan menjadi sebuah diskusi yang terstruktur, setiap kegiatan memiliki ruang-ruang kecil untuk didiskusikan.
  4. Mobilitas, web-based, bahkan tidak perlu diinstall pada device apapun selama memiliki browser, kekurangannya mungkin penggunaan volume data yang lebih banyak.
  5. Hanya membutuhkan account Google, nyaris tidak perlu lagi mendafarkan untuk account baru, begitu juga dengan mengajak anggota, hampir semua orang sekarang memiliki account Google, tinggal diinvite saja.

Produk ini memang masih sangat baru, namun potensinya bisa membantu pengguna untuk melalukan berbagai kegiatan. Membantu kegiatan online shop yang anda miliki, melakukan riset akademik bersama, atau berbagi tautan bersama keluarga. Potensinya bisa luar biasa, tergantung sejauh apa anda bisa memanfaatkannya. Mudah2an aplikasi ini terus dikembangkan oleh Google supaya lebih canggih lagi (tambahin to do list dan Kalender lahhhh..). Layak untuk dicoba, selamat mencoba dan semoga menemukan kegunaannya.

(。・з・)ゞ Salam.

Ch.5 Psikologi tentang Warna

Mari diskusi!

Blog Comments powered by Disqus.