Pentingnya Bermain dan Berkarya Bersama Anak

/ aktivitas, balita, keluarga, parenting / lai

Minggu lalu (15 Mei 2016) emak lai mendapatkan kesempatan berharga untuk berbagi tentang serunya dan manfaat bermain serta berkarya bersama anak dalam acara Workshop Kelas Inspirasi Bandung 4 di Gunung Agung BIP. Siapa lah yang gak tahu Kelas Inspirasi. Sebagian besar anak muda bahkan yang seumuran emak lai ajah pasti tahu tentang Kelas Inspirasi. Kelas Inspirasi adalah gerakan para profesional turun ke Sekolah Dasar (SD) selama sehari, berbagi cerita dan pengalaman kerja juga motivasi meraih cita-cita. Tahun ini emak pun ikut kesempatan menjadi inspirator Kelas Inspirasi Bandung di SDN Pasirkaliki 09. Seruuu banget…pokoknya wajib deh ikutan tiap tahun.

Nah workshop yang digelar dengan tema Parenting Class : “Meningkatkan Interaksi Bersama Anak Melalui Media Bermain dan Berkarya” emak susun barengan Ruang Cilik. Ruang Cilik hadir untuk berbagi ide-ide kepada anda para orang tua untuk melakukan aktivitas berkualitas bersama buah hati anda. Bisa tengok channel youtube nya atau instagramnya untuk dapet ide-ide menarik tentang bermain dan berkarya bersama anak.

Kira-kira kenapa yah temanya tentang bermain dan berkarya pada anak dan kenapa harus bersama orang tua?

Ada 5 sifat bermain:

Rekreasi : Bermain adalah kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan kesenangan tanpa memperhitungkan hasil akhirnya Stimulasi : Bermain dapat menstimulasi aspek-aspek perkembangan anak Eksplorasi : Bermain meningkatkan fleksibilitas berpikir dan kreativitas Adaptif : Bermain melatih kemampuan adaptif anak Terapi : Bermain memberikan kesempatan bagi anak untuk menjadi media terapi

Kegiatan rekreasi tapi banyak manfaatnya kan. Manfaatnya antara lain :

Fisik dan Motorik

fisik dan motorik

  • Meningkatkan kebugaran fisik
  • Mengembangkan keterampilan motoriK kasar (berlari, melompat, keseimbangan)
  • Mengembangkan keterampilan motorik halus (memegang alat tulis, menulis, menggambar, koordinasi visual motoric)

Kognisi dan Bahasa

kongisi dan bahasa

  • Menambah kesempatan eksplorasi
  • Meningkatkan perkembangan kognisi
  • Merangsang kreativitas
  • Mendorong komunikasi
  • Menambah kosa kata

Sosial dan Emosi

sosial dan emosi

  • Menyalurkan energi emosional (Release tensions)
  • Mengembangkan self-insight
  • Melatih kemandirian
  • Belajar memainkan peran peran di sosial kelak
  • Standar moral
  • Belajar bermain peran sesuai jenis kelamin

Lalu kenapa kita sebagai orang tua sebaiknya bermain dan berkarya bersama anak ?

langkah berkarya bersama anak

  1. Bermain dan berkarya bersama anak meningkatkan interaksi dan kelekatan (bonding) bersama anak dengan cara yang natural.
  2. Melalui bermain dan berkarya kita dapat menyisipkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sosial kepada anak.
  3. Kita juga dapat memantau perkembangan anak sambil bermain.
  4. Anak akan merasa dihargai dan diakui keberadaannya oleh orang tua.
  5. Rekreasi juga buat orang tua loh kalau bisa main dan berkarya bersama anak

Gimana yah langkah-langkah yang tepat untuk bermain dan berkarya bersama anak kita ?

Diakhir sesi diskusi Ibu Chesza dari Ruang Cilik memberikan tips-tips berikut ini :

  • Jangan banyak melarang pada anak, tetapi berikan aturan yang jelas dan konkrit saat bermain dan berkarya
  • Buat anak bangga atas karya/mainan yang dibuatnya sendiri, sehingga anak tidak menuntut untuk selalu dibelikan mainan mahal
  • Berikan reward yang jelas melalui cara token economy pada setiap keberhasilan anak
  • Sabar dan nikmati prosesnya Nah ini salah satu video contoh bermain dan berkarya bersama anak dari Ruang Cilik, sudah ada tahap persiapan, drill, dan apresiasi:

Workshop kali ini diakhiri dengan berkarya bersama anak. Orang tua dan anak, bahkan remaja dan mahasiswa yang menjadi peserta workshop diajak untuk membuat karya berupa wayang kertas dari bahan bekas. Seru banget dan karya anak-anak bisa langsung dimainkan dan dipajang.

ruang cilik ruang cilik

Selamat mencoba dan semoga menginspirasi. Salam.

Ch4. Tips Dasar dalam Komposisi Lukisan Karangan Bunga

Mari diskusi!

Blog Comments powered by Disqus.